Senin, 14 Oktober 2024
Bertempat di Ruang Pertemuan Dinas P3AP2KB Kabupaten Probolinggo
PD. IPARI Kab Probolinggo, Suharto, S.HI, M. Pd.I hadir bersama Kepala Kepala Dinas Pemkab Probolinggo untuk menyusun Kerangka Acuan Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi.
Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi adalah suatu pendekatan yang melibatkan berbagai sektor dan pemangku kepentingan untuk mengurangi prevalensi stunting di kalangan anak-anak. Pendekatan ini mencakup program-program Keagamaan, kesehatan, gizi, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, serta meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan dan gizi yang berkualitas.
Dalam kegiatan ini Suharto, S.HI, M.Pd.I, mewakili Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo memberikan usulan kerangka acuan diantaranya :
Setiap Calon Pengantin yang sudah mendaftar ke KUA dan akan melangsungkan akad nikah harus terlebih dahulu diberikan Bimbingan dan Penyuluhan oleh para Penyuluh Agama yang ada di KUA Kecamatan dengan materi: " Membentuk Generasi Berkwalitas " Yang didalamnya juga terkait Pola Asuh orang tua dalam menjaga kesehatan Fisik dan Rohani anak-anak nya. Sprti Pemenuhan Gizi dan Pendidikan Keagamaan anak mulai usia dini.
Beberapa usulan dari Instansi lain langkah penting dalam upaya ini meliputi:
- Peningkatan Akses Gizi: Memastikan ketersediaan makanan bergizi, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak.
- Pendidikan Kesehatan: Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya gizi dan kesehatan.
- Layanan Kesehatan Terintegrasi: Menyediakan layanan kesehatan yang mencakup pemantauan tumbuh kembang anak dan intervensi gizi.
- Keterlibatan Komunitas: Melibatkan masyarakat dalam program-program penanggulangan stunting, termasuk melalui pelatihan dan penyuluhan.
- Monitoring dan Evaluasi: Mengukur hasil program secara berkala untuk menilai efektivitas dan membuat penyesuaian yang diperlukan. Pendekatan terintegrasi ini diharapkan dapat menciptakan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan dalam mengurangi angka stunting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar